Firli Bahuri: Brimob Garda Terdepan Lindungi Keselamatan KPK

- 15 November 2021, 10:39 WIB
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri.
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri. /Antaranews.com/

INDOBALINEWS - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengatakan, insan korps Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) adalah garda terdepan yang melindungi keselamatan personel KPK dalam kerja-kerja pemberantasan korupsi.

"Brimob adalah 'tameng hidup'. Garda terdepan yang melindungi segenap insan-insan KPK sewaktu menjalankan tugas menangani berbagai kasus korupsi, yang tidak dapat dipungkiri memiliki risiko besar bagi keselamatan raga dan jiwa punggawa pemberantas korupsi," kata Firli dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 15 November 2021 menyikapi peringatan HUT ke-76 Brimob Polri yang jatuh pada Minggu,  14 November 2021.

Ia mengatakan, segala bentuk pengorbanan dan keikhlasan luar biasa segenap insan Brimob sangat dirasakan serta dibutuhkan negara dan seluruh rakyat Indonesia, termasuk KPK.

Baca Juga: Kapolri Ingatkan Brimob Hadapi Tantangan Tugas Semakin Berat

"Selain sangat membantu mengamankan keselamatan kami dari ragam risiko saat bertugas, kehadiran rekan-rekan Brimob mulai dari kegiatan penyelidikan, penyidikan, penggeledahan, penangkapan hingga evakuasi tersangka dari TKP ke Gedung Merah Putih jelas memberikan rasa aman dan nyaman bagi segenap insan KPK dalam menuntaskan setuntas-tuntasnya kasus-kasus korupsi di seluruh penjuru negeri ini," tuturnya.

Menurutnya, kehadiran Brimob terbukti meneduhkan suasana yang kurang atau tidak kondusif ketika KPK hendak membongkar praktik korupsi di berbagai tempat, baik di pusat maupun di daerah.

Ia mengatakan, anggota Brimob memiliki keahlian mengubah situasi keruh menjadi tenang dan suasana panas menjadi sejuk sehingga dapat menciptakan atmosfer teduh yang membuat insan KPK lebih leluasa dan fokus menguliti kasus korupsi yang sedang ditangani.

"Kita tentunya sering melihat sosok anggota Brimob bersenjata lengkap saat mengawal penyidik KPK di lapangan, khususnya ketika membentengi punggawa pemberantasan korupsi saat masuk ke sarang korupsi," ujar Firli.

Baca Juga: Ahmad Gaus: Puisi Ditakuti, karena Punya Kekuatan untuk Mendobrak

Halaman:

Editor: Riyanto

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X