Proyek BMTH Dikebut, Tingkatkan Pariwisata Bali Lewat Laut

- 12 Mei 2024, 19:10 WIB
Ilustrasi Kapal Pesiar, Proyek pembangunan BMTH di PElabuhan Benoa tengah dikebut untuk meningkatkan pariwisata Bali.
Ilustrasi Kapal Pesiar, Proyek pembangunan BMTH di PElabuhan Benoa tengah dikebut untuk meningkatkan pariwisata Bali. /Derana NTT.

INDOBALINEWS - Pemerintah tengah berupaya melakukan percepatan persepatan pembangunan infrastruktur untuk ekosistem proyek Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) di Pelabuhan Benoa untuk meningkatkan pariwisata Bali lewat Bali.

Menurut Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir proyek Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) di Pulau Dewata dibutuhkan untuk memperluas industri pariwisata yang saat ini memang jauh lebih banyak lewat jalur udara.

“Kami harus meningkatkan pariwisata di Bali yang selama ini lebih fokus pada penerbangan,” kata Erick Thohir di sela meninjau proyek BMTH di Denpasar, Bali, Minggu 12 Mei 2024.

Baca Juga: Kemenhub Terjunkan Tim Khusus Dalami Penyebab Kecelakaan Bus di Ciater

Untuk itu, lanjut Erick saat ini sedang dikebut beberapa konstruksi seperti salah satu akses jalan yang ditargetkan selesai pada September 2024.

“Saya minta percepatan saja. Jalan, akses Insya Allah, September ini bisa tembus, jadi percepatan-percepatan itu,” ucapnya.

Ia menargetkan pembukaan kawasan itu secara resmi pada Oktober 2024 untuk ekosistem BMTH. Namun, lanjut dia, untuk operasional keseluruhan BMTH seperti objek serupa di New York, Sydney atau London memerlukan waktu diperkirakan hingga 2027.

Ia juga menyebutkan proyek Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) di Pulau Dewata mampu menampung hingga 400 kapal wisata (yacht) dan empat hingga lima kapal pesiar.

Saat ini, lanjut dia, kapasitas dermaga untuk kapal wisata di Pelabuhan Benoa Denpasar mampu menampung hingga sekitar 30 kapal wisata dan dua kapal pesiar secara bersamaan.

Halaman:

Editor: Shira Ade


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah