PWNU dan PCNU Seluruh Bali Pastikan Dukung KH Yahya Cholil Staquf

- 23 November 2021, 09:29 WIB
Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya (Baju Putih Berpeci) Melantik Ahmad Zaini Menjadi Rektor IAINU Tuban, Jawa Timur, Kamis 28 Oktober 2021.
Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya (Baju Putih Berpeci) Melantik Ahmad Zaini Menjadi Rektor IAINU Tuban, Jawa Timur, Kamis 28 Oktober 2021. /Dok PBNU

INDOBALINEWS - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se- Provinsi Bali memastikan solid mendukung KH Yahya Cholil Staquf sebagai calon ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dalam Muktamar Ke-34 di Lampung.

"Kami seluruh Ketua PCNU se-Bali dan Ketua PWNU Provinsi Bali sudah bulat mendukung Gus Yahya (KH Yahya Cholil Staquf)," kata Ketua PCNU Kabupaten Gianyar Sukisno Suwandi dikutip dari siaran pers di Jakarta, Selasa, 23 November 2021.

Para Ketua PCNU se-Bali berkumpul di Gianyar, Senin 22 November 2021 untuk menegaskan kembali dukungan mereka kepada Gus Yahya, sapaan akrab KH Yahya Cholil Staquf, karena beredar kabar bahwa Bali mendukung calon petahana KH Said Aqil Siraj.

Baca Juga: Mahfud MD: Sjamsul Nursalim Cicil Utang Rp150 Miliar ke Negara

"Kami sudah mendukung Gus Yahya sejak sebulan lalu, tapi kemarin ada berita hoaks. Jadi, kami luruskan bahwa kami solid mendukung Gus Yahya, bukan yang lainnya," ucap Sukisno menegaskan.

Menurut dia, Ketua PCNU se-Bali menilai sosok Gus Yahya layak memimpin PBNU. Jaringan internasional serta kemampuan Gus Yahya sangat diperlukan untuk membesarkan NU.

Ketua PCNU se-Bali juga mendesak PBNU menjalankan perintah Rois Aam untuk mempercepat muktamar NU.

"Muktamar NU harus dipercepat karena panitia sudah siap dan mayoritas pengurus NU se-Indonesia juga menginginkan segera regenerasi kepengurusan di tingkat PBNU," ujar Sukisno.

Baca Juga: Nia Samsihono: Banyak Budaya Indonesia Tercakup dalam Beragam Karya Sastra

Halaman:

Editor: Riyanto

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X