Lotim Berkemajuan, Siap Penuhi Target Nasional di 3 Program

- 1 Oktober 2023, 10:22 WIB
Kepala Dinas Kominfo Lombok Timur, Dr. H. M. Fauzan, M.Pd.
Kepala Dinas Kominfo Lombok Timur, Dr. H. M. Fauzan, M.Pd. /Habib Indobalinews

INDOBALINEWS - Target nasional penurunan stunting dan peningkatan cakupan kesehatan secara alami (UHC), serta Mal Pelayanan Publik (MPP) menjadi prioritas utama pasca pelantikan Penjabat Bupati Lombok Timur.

Ketiga program ini, kata Kepala Dinas Kominfo Lombok Timur, Dr. H. M. Fauzan, M.Pd, sangat optimis akan terwujud sampai tahun 2024.

"Peran lintas OPD yang bahu membahu, tentu akan memperlancar terwujudnya target nasional dalam waktu yang pendek," katanya, di Selong, Minggu, 1 Oktober 2023.

Baca Juga: Fenomena Cuaca Panas Terik Diprediksi Masih Berlangsung hingga Oktober 2023, Begini Penjelasannya

Mall Pelayanan Publik (MPP), katanya, berfungsi untuk memberikan pelayanan kepada publik secara cepat, mudah, aman dan akuntabel.

Artinya, sebut Fauzan, pemerintah daerah memberikan pelayanan secara prima, dengan menyiapkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terkait dengan pelayanan yang diinginkan oleh masyarakat.

Baca Juga: Badan Bahasa Kemendikbudristek Bantah Klaim Literasi Warganet Rendah, 'Data Perlu Dikritisi'

"Masyarakat tidak perlu lagi secara fisik mendatangi sejumlah OPD untuk mengurus keperluannya yang terkait dengan pemerintah," katanya.

Selain MPP yang tersedia, sebutnya, juga target jangka pendek dengan meningkatkan Universal Health Coverage (UHC) dari 95 - 98 persen dari total populasi penduduk yang berjumlah hampir 1,4 juta jiwa.

Baca Juga: Tragis! Nenek 91 Tahun di Jembrana Tercebur Sumur, Tim SAR Turun Hingga 25 Meter

Pemerintah daerah, katanya, menginginkan agar setiap individu penduduk, memiliki jaminan kesehatan nasional atau anggota BPJS sampai 98 persen dari total 1,4 juta jiwa penduduk.

"Kalau ini tercapai, tentu Lombok Timur sudah memenuhi syarat sebagai kabupaten UHC," katanya. Terkait penurunan stunting, katanya, Lotim salah satu kabupaten yang berhasil menurunkan angka stunting secara signifikan.

Baca Juga: Kaesang dan Misi Safari Politik PSI di Bali: Target 4% Nasional Menuju Pemilu 2024

Peningkatan kerjasama dengan semua stakeholder mulai dari tingkat kelompok masyarakat terkecil, katanya, terus dibangun untuk mendeteksi dini gejala stunting di tengah masyarakat.

"Untuk angka stunting sekarang ini, sebesar 16,5 persen, kita optimis akhir tahun 2023 bisa tertekan menjadi 14 persen sesuai target nasional," katanya.*

Editor: Shira Ade


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah