Geely Luncurkan Prototipe Kendaraan Listrik

- 24 September 2020, 13:27 WIB
Konsep Lynk & Co Zero ditampilkan pada acara promosi di Beijing, Cina 23 September 2020.
Konsep Lynk & Co Zero ditampilkan pada acara promosi di Beijing, Cina 23 September 2020. /REUTERS / Yilei Sun

INDOBALINEWS - Zhejiang Geely Holding Group, di Beijing, meluncurkan platform pertama mereka yang berfokus pada kendaraan listrik pada hari Rabu(23/9), yang bertujuan untuk meluncurkan berbagai model secara lebih efisien untuk pembuat mobil China dan mitranya.

Peluncuran ini dilakukan saat industri otomotif global giat meningkatkan investasi dalam kendaraan listrik dan berteknologi tinggi, mulai pabrikan dari Volkswagen AG hingga General Motors Co telah memperkenalkan model kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV).

Arsitektur Pengalaman Berkelanjutan (SEA) Geely akan dapat membuat kendaraan kecil dan besar, termasuk sedan, SUV, van, dan truk pickup, kata presiden Geely An Conghui pada sebuah acara di Beijing.

Baca Juga: Elvy Sukaesih Dikabarkan Meninggal Covid-19, Fitria Minta Doa Sang Ibu Sehat

Baca Juga: Baterai Mobil Listrik Tesla Terkendala Dan Desain Baru Belum Ada Kepastian

Kata An, Geely yang memiliki 9,7% saham di Daimler AG, menghabiskan 18 miliar yuan ($ 2,6 miliar) untuk penelitian dan pengembangan untuk SEA. SEA menggunakan lebih banyak aluminium untuk membuat kendaraan lebih ringan dan sistem kemudi depan untuk pengendaraan yang stabil.

An mengatakan, platform tersebut juga memungkinkan Geely untuk mengembangkan teknologi kendaraan yang lebih cerdas, termasuk pengemudian dan konektivitas otonom.

SEA akan menggunakan sistem baterai dengan umur 2 juta kilometer yang dibuat oleh Kontemporer Amperex Technology Co Ltd, kata An.

Geely, yang menjual lebih dari 2 juta kendaraan tahun lalu, akan mengembangkan kendaraan berdasarkan arsitektur SEA dibawah sembilan merek termasuk Geely, Volvo, Smart dan Lynk & Co.

Baca Juga: Pejabat Korea Selatan Tewas Ditembak Saat Coba Membelot ke Utara

Baca Juga: Kabur, Tersangka 'EF' Pelaku Pelecehan di Bandara Soetta

Geely yang berbasis di Hangzhou mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya juga sedang dalam pembicaraan dengan pembuat mobil lain tentang berbagi platform. Perusahaan sudah membangun pabrik mobilnya sendiri menggunakan arsitektur EV, dokumen konstruksi di situs web Geely menunjukkan.

Geely dan Volvo Cars, yang diakuisisi dari Ford Motor Co sepuluh tahun lalu, telah bersama-sama mengembangkan Compact Modular Architecture (CMA) dan B-segment Modular Architecture (BMA) untuk memungkinkan mereka mengembangkan, mendesain, dan membangun berbagai jenis compact atau lebih kecil mobil dengan tata letak mekanis serupa lebih cepat dari sebelumnya dan dengan biaya lebih rendah.

An mengatakan Geely juga akan mengembangkan kendaraan hybrid konvensional untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar mobil berbahan bakar bensin.(***)



Editor: Rudolf

Sumber: REUTERS


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x