Masa Izin Tinggal Habis, Dua WNA Diamankan Imigrasi Denpasar

- 9 Desember 2022, 06:05 WIB
Imigrasi Denpasar menangkap 2 WNA asing yang kedapatan teah habis izin tinggalnya dalam jumpa pers Kamis 8 Desember 2022.
Imigrasi Denpasar menangkap 2 WNA asing yang kedapatan teah habis izin tinggalnya dalam jumpa pers Kamis 8 Desember 2022. /Dok Imigrasi Denpasar

INDOBALINEWS -  Dua warga negara asing, Akoman Jacques Kacou (27) asal Pantai Gading dan Joseph Smith (31) asal Ghana diamankan petugas Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar.

Akoman diamankan petugas Imigrasi Denpasar di Griya Maharani Residence Kost, Jalan Raya Pemogan, Gang Anggrek no.1, Denpasar Selatan.

Sedangkan Joseph diamankan di Casa Lotus Resident (Nomor 108) Gang Marga Trisakti, Pemecutan Klod, Denpasar Barat.

Baca Juga: Tersangka Korupsi Alsintan Senilai Rp3,8 Miliar, Ditahan Kejari Lotim

"WNA tersebut diduga tidak memiliki izin tinggal keimigrasian atau overstay," ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, Tedy Riyandi, Kamis 8 Desember 2022 saat jumpa pers.

Dijelaskan, Akoman Jacques Kacou (27) masuk ke Indonesia menggunakan Bebas Visa Kunjungan (BVK) dengan masa berlaku tanggal 21 Februari 2019 sampai dengan 22 Maret 2019.

Joseph Smith masuk Indonesia menggunakan Bebas Visa Kunjungan (BVK) dengan masa berlaku tanggal 11 September 2019 sampai dengan 10 Oktober 2019.

Baca Juga: Korban Gempa Cianjur yang Rumahnya Rusak Dapat Dana Stimulan

"Dari hasil pemeriksaan, kedua orang asing tersebut masuk ke Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta," terangnya.

Namun setelah itu mereka tidak lagi memiliki izin tinggal sejak tahun 2019, di mana Akoman telah overstay selama 1.358 hari, sedangkan Joseph telah overstay selama 1.183 hari.

"Mereka saling mengenal satu sama lain dan selama di Indonesia, keduanya sempat tinggal di Jakarta, Solo dan datang ke Bali sejak Oktober tahun 2022," ungkapnya.

Baca Juga: Kapolri Instruksikan Usut Tuntas Bom Bunuh Diri Astana Anyar

Selama berada di Indonesia, keduanya melakukan kegiatan membeli barang berupa pakaian dan sepatu yang dikirim ke negaranya, serta melakukan tindakan penipuan terhadap sesama warga negara asing melalui media sosial Facebook.

"Dalam aksinya dengan meminta sejumlah uang senilai Rp1 juta hingga Rp5 juta, yang dipergunakan untuk biaya hidup sehari-hari," jelasnya.

Atas perbuatannya, kedua WNA itu akan dikenakan Pasal 78 ayat (3) Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian.

Baca Juga: UMKM 'Pede Memimpin Perubahan' di Pesta Rakyat Simpedes ke 11 Diramaikan Artis Ibukota

Bahwa orang asing pemegang izin tinggal yang telah berakhir masa berlakunya dan masih berada dalam wilayah Indonesia lebih dari 60 hari dari batas waktu izin tinggal, dikenai tindakan administratif keimigrasian berupa deportasi dan Penangkalan.

"Namun karena kedua WNA tersebut belum dapat menyiapkan tiket kepulangan kembali ke negaranya serta kepengurusan dokumen perjalanannya, sehingga Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar menempatkan di Rumah Detensi Imigrasi Denpasar," pungkasnya. ***

Editor: Shira Ade


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x