Lupa Matikan Dupa Usai Sembahyang, Bale Piyasan Milik Dosen Unud Terbakar, Kerugian Rp200 Juta

24 April 2021, 14:07 WIB
Petugas berusaha memadamkan api yang menjalar menghanguskan bale piyasan dan peralatan sulinggih di Tohpati Poultry Denpasar Sabtu 24 April 2021. /Dok Humas Polresta Denpasar

INDOBALINEWS - Diduga akibat lupa mematikan api dupa seusai sembahyang sebuah bangunan bale piyasan di Tohpati Poultry, Jalan WR. Supratman No. 281 Denpasar Timur hangus terbakar.

Akibat kebakaran ini korban pemilik bangunan diperkirakan menderita kerugian materil sebesar Rp200 juta.

Menurut Kabag Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, peristiwa kebakaran ini terjadi pada Sabtu 24 April 2021 di Bangunan Bale Piyasan yang terletak di areal pura atau sanggah lantai III milik Nyoman Suparta, 68 tahun yang berprofesi sebagai dosen Unud Bali.

Baca Juga: Serentak Seluruh Rakyat Indonesia Panjatkan Doa Bagi Awak KRI Nanggala 402

"Kebakaran kemungkinan diduga dikarenakan korban atau saksi lupa mematikan dupa selesai melakukan persembahyangan," ujar Iptu Ketut Sukadi.

Petugas kepolisian mencari keterangan saksi yang mengetahui peristiwa kebakaran di Tohpati Poultry Denpasar, Sabtu 24 April 2021. Dok Humas Polresta Denpasar

Dikatakannya juga, kronologis kejadian berdasarkan keterangan Nyoman Suparta, sebelum kejadian, sekira pukul 08.00 wita korban melakukan persembahyangan bersama keluarga melakukan persembahyangan di TKP (pura/ sanggah lantai III)

Baca Juga: Peniadaan Mudik : Belajar Dari 'Ledakan' Kasus Baru Covid-19 di India

Sekiranya pukul 09.30 wita, setelah selesai melakukan persembahyangan, korban beserta dengan keluarga meninggalkan TKP (pura/ sanggah lantai III), dan menuju lantai I untuk makan bersama dan kumpul keluarga.

Ia mengetahui kebakaran dari laporan seorang asisten rumah tangganya bernana Ni Nyoman Kondri. Menurut Ni Nyoman Kondri, ia memang yang menghaturkan canang/ sesajen di pura/ sanggah. Ia juga yang mempersiapkan sarana persembahyangan untuk korban beserta keluarganya.

Baca Juga: Update Terkini : Pesawat Amerika Poseidon Tiba di Bali Bantu Pencarian KRI Nanggala 402

Selanjutnya Ni Nyoman Kondri meninggalkan TKP untuk bersembahyang di lokasi lainnya yang tidak jauh dari TKP.

Sedangkan sekira pukul 08.00 wita, setahu saksi bahwa korban beserta keluarganya selanjutnya melakukan persembahyangan bersama di TKP (pura/ sanggah lantai III).

Baca Juga: Depresi PHK dan Ditinggal Isteri Minggat, Pria di Tabanan Pilih Gantung Diri Tinggalkan 5 Lembar Surat

 Saksi mengetahui kejadian sekira pukul 10.30 wita, setelah saksi melihat ada kepulan asap yang berasal dari lantai III TKP. Selanjutnya ia memberitahukan kejadian itu kepada pemilik rumah Nyoman Suparta.

Akibat kejadian itu sebuah bangunan Bale Piasan yang terbuat dari kayu dengan atap terbuat dari duk/ ijuk terbakar. Selain itu turut terbakar satu set peralatan sulinggih untuk melakukan upacara.

Baca Juga: Viral Konten Porno di Gunung Batur, Netizen Geram Lagi Lagi Turis Rusia Bikin Ulah di Bali

Setelah dilaporkan, pukul 10.45 wita mobil PMK BPBD Kota Denpasar tiba di TKP, api baru dapat dipadamkan sekira pukul 12.30 wita setelah dikerahkan sebanyak 5 unit Mobil PMK BPBD Kota Denpasar.

Akibat peristiwa, diperkirakan total kerugian materi sebesar Rp. 200.000.000,- (200 juta) dan tidak ada korban jiwa.***

 

Editor: Shira Ade

Tags

Terkini

Terpopuler