Serba Serbi Ramadhan: Pamer Harta dan Pencapaian Berbalut Bukber, Ini Hukumnya dalam Islam

- 3 April 2024, 16:30 WIB
Ilustrasi bukber. Ini hukumnya dalam Islam ajang pamer berbalut bukber.
Ilustrasi bukber. Ini hukumnya dalam Islam ajang pamer berbalut bukber. /Instagam.com/@natalyna_elisabeth

 

INDOBALINEWS - Buka bersama atau Bukber di Bulan Ramadhan sudah jadi kebiasaan tak hanya di sejumlah komunita-komunitas grup grup washap mulai dari teman TK hingga kuliah dan teman kerja.

Memang acara bukber bisa jadi sekaligus acara reuni bagi komunitas yang biasanya bertinteraksi di dunia online saja.

Saat ini lagi viral di medsos, postingan bukber dengan komunitas yang ingin sekalian memamerka pencapaian dari hal kecil hingga high class. Mulai dari keren kerenan Lanyard identitas perusahaan tempat bekerja hingga harta yang ditampilkan plus cerita pencapaian hidup saat ngobrol bersama.

Baca Juga: Potensi Cuaca Ekstrem yang Berujung Bencana Meningkat Hingga Pekan Depan di Beberapa Daerah

Sebagai manusia biasa mungkin terdengar wajar wajar saja bagi teman yang jarang bertemu untuk bercerita pencapaian, tapi hal ini ada yang memandang sebagai sebuah sifat pamer manusia yang tak menjaga perasaan teman yang mungkin saja merasa 'belum apa-apa'.

Meski secara umum, bukber dipahami sebagai kegiatan positif yang memelihara silaturahim di antara sesama umat Islam.

 

Bahkan, terdapat pengguna media sosial yang mengunggah olok-olok bahwa dirinya menyediakan jasa penyewaan ponsel yang dianggap trendi, lanyard kantor yang dianggap bonafide, serta kendaraan yang dianggap mewah untuk meningkatkan derajat si penyewa saat menghadiri acara bukber.
Baca Juga: Ketua MK: 4 Menteri yang Dipanggil Wajib Hadir Tak Boleh Diwakilkan

Halaman:

Editor: Shira Ade

Sumber: Antara


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah