Presiden Ukraina Diundang Hadiri KTT G20 di Bali, Ini Alasan Presiden Jokowi

- 29 April 2022, 20:34 WIB
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy diundang Presiden Jokowi untuk menghadiri KTT G20.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy diundang Presiden Jokowi untuk menghadiri KTT G20. /Instagram @jokowi @zelensky_official/

INDOBALINEWS – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy diundang secara khusus untuk menghadiri KTT G20 di Bali.

Meskipun bukan anggota G20, Presiden Ukraina dihadirkan dalam acara puncak G20 untuk membahas perdamaian terkait konflik dengan Rusia.

Presiden Joko Widodo pun menjelaskan alasan mengundang Presiden Ukraina untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 demi pemulihan ekonomi dunia.

Baca Juga: Jelang Libur Lebaran 2022: 150 Fotografer di Tanah Lot Gunakan Layanan QRIS LPD Desa Adat Beraban

"Kita paham bahwa G20 memiliki peran sebagai katalisator dalam pemulihan ekonomi dunia dan kalau kita bicara mengenai pemulihan ekonomi dunia, maka terdapat dua hal besar yang mempengaruhi saat ini yaitu yang pertama pandemi COVID-19 dan yang kedua perang di Ukraina," kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor sebagaimana termuat dalam video yang ditayangkan di kanal Youtube Sekretariat Presiden pada Jumat, 29 April 2022.

Rencananya, KTT G20 yang akan dihadiri para kepala negara dan pemerintahan anggota G20 akan berlangsung di Bali, November 2022.

"Dalam konteks inilah maka dalam pembicaraan telepon kemarin, saya mengundang presiden Zelenskyy untuk hadir dalam KTT G20," ujarnya.

Jokowi menyebut undangan itu ia sampaikan melalui percakapan via telepon dengan Presiden Zelenskyy pada Rabu, 27 April 2022 pukul 15.00 WIB.

Baca Juga: Water Salute Sambut Kedatangan Pelita Air yang Terbang Perdana ke Bandara Ngurah Rai Bali

"Dalam perbincangan telepon dengan Presiden Ukraina, saya memperoleh update mengenai perkembangan situasi saat ini di Ukraina," ungkap Jokowi.

Saat menelepon, dibahas pula mengenai berbagai permintaan bantuan persenjataan dari Indonesia.

"Saya menegaskan bahwa sesuai dengan amanat konstitusi Indonesia dan prinsip politik luar negeri Indonesia melarang pemberian bantuan persenjataan kepada negara lain," kata Jokowi.

Namun Presiden Jokowi menyampaikan kesiapan Indonesia untuk memberikan bantuan kemanusiaan.

Baca Juga: Presiden Putin Pastikan Hadiri KTT G20 di Bali, Jokowi Siap Fasilitasi Perdamaian Rusia dan Ukraina

"Saya sampaikan mengenai harapan agar perang dapat segera dihentikan dan solusi damai melalui perundingan dapat dikedepankan," ungkap Jokowi.

Ukraina memang bukan anggota G20, tapi ketua-ketua G20 sebelumnya pernah mengundang negara-negara lain sebagai tamu untuk menghadiri pertemuan.

G20 telah mengutuk invasi Rusia di Ukraina yang kini telah memasuki pekan kesembilan.

Invasi itu telah meningkatkan ketegangan geopolitik, mengancam ekonomi global, dan memicu krisis kemanusiaan.

Sejumlah anggota G20 bahkan telah menyerukan agar Rusia dan Presiden Vladimir Putin dikeluarkan dari daftar kehadiran di KTT G20 di Bali pada November.

Namun, Indonesia menolak dan mengatakan terlalu dini untuk memutuskan hal itu.***

Editor: M. Jagaddhita

Sumber: Antaranews


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x