Layanan 'Jemput Bola' RS Mata Bali Mandara Diganjar Penghargaan WBK - WBBM

- 28 Januari 2024, 07:15 WIB
Sekda Dewa Indra memperlihatkan penghargaan yang diterima RS Mata Bali Mandara dan meraih Akreditasi A, Sabtu 27 Januari 2024.
Sekda Dewa Indra memperlihatkan penghargaan yang diterima RS Mata Bali Mandara dan meraih Akreditasi A, Sabtu 27 Januari 2024. /Dok Humas Pemprov Bali


INDOBALINEWS - Setelah mengikuti sejumlah penilaian baik dari segi Sumber Daya Manusia dan sarana prasarana yang dimiliki, Rumah Sakit Mata Bali Mandara menjadi Institusi penyelenggara pelatihan kesehatan ke-3 di Bali yang meraih status akreditasi A.

Dengan akreditasi A yang disandang saat ini, Rumah Sakit Mata Bali Mandara secara legal menjadi institusi pelatihan bidang kesehatan dalam rangka menunjang keahlian tenaga kesehatan dan tenaga medis se-Bali.

"Saya mengucapkan selamat atas kinerja dan upaya-upaya peningkatan pelayanan yang dilakukan tim kesehatan Rumah Sakit Mata Bali Mandara. Dan saya tentunya mengapresiasi atas penerimaan sertifikat akreditasi yang diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia", ungkap Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, di Aula Rumah Sakit Mata Bali Mandara, Sabtu 27 Januari 2024.

Baca Juga: Timnas Indonesia vs Australia, Tayang Jam Berapa dan Live di TV Mana? Cek Siaran Langsung Piala Asia 2023

Ia menambahkan Rumah Sakit Mata Bali Mandara yang melakukan pelayanan kesehatan mata tidak hanya di Rumah Sakit namun juga di luar RS (jemput bola) menjadi contoh pelayanan kepada masyarakat secara optimal.

Pengembangan layanan ini terus dilakukan sebagai inovasi dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan, sekaligus juga mengembangkan pelayanan fungsi Rumah Sakit Mata Bali Mandara.

"Terlebih setelah di SAH-kannya UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan yang memuat ketentuan umum, hak dan kewajiban, tanggung jawab pemerintah pusat dan pemerintah daerah, penyelenggaraan kesehatan, upaya kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, sumber daya manusia kesehatan, perbekalan kesehatan, ketahanan kefarmasian dan alat kesehatan, teknologi kesehatan, sistem informasi kesehatan, kejadian luar biasa dan wabah, pendanaan kesehatan, koordinasi dan sinkronisasi penguatan sistem kesehatan, partisipasi masyarakat, pembinaan dan pengawasan, penyidikan, ketentuan pidana, ketentuan peralihan dan ketentuan penutup," ungkapnya.

Baca Juga: AC Milan vs Bologna, Pekan 22 Serie A, Prediksi Pertandingan, H2H dan Link Live Liga Italia

Sekda Dewa Made Indra juga melaporkan bahwa upaya-upaya pelayanan yang dilakukan tenaga kesehatan Rumah Sakit Mata Bali Mandara diluar RS atau memberikan layanan jemput bola mendapatkan penghargaan WBK - WBBM (Wilayah Bebas dari Korupsi - Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani).

Halaman:

Editor: Shira Ade


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x